Sejarah Pembentukan

Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) adalah organisasi yang mewadahi seluruh alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan yang terdiri dari KDC, APDN, IIP dan IPDN. Organisasi ini dibentuk pada tahun 2010 dengan dileburnya 3 (tiga) Organisasi Alumni yaitu IKADIK-PP, FKPP dan FKA-IIP.

Lembaga pendidikan kepamongprajaan di Indonesia mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan dan dinamika pemerintahan di setiap era. Sejak didirikan  Kursus Dinas C (KDC) tahun 1952, Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) tahun 1956, Institut Ilmu Pemerintahan tahun 1967, APDN Nasional tahun 1988, Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tahun 1992, dan hingga pembentukan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2004, terdapat 3 (tiga) lembaga perhimpunan alumni, yakni: Pertama, Ikatan Alumni Pendidikan Pamong Praja (IKADIK-PP), kedua, Forum Komunikasi Purna Praja (FKPP), dan ketiga, Forum Komunikasi Alumni Institut Ilmu Pemerintahan (FKA-IIP).

Keinginan untuk mengintegrasikan organisasi alumni ini dimulai pada tahun 2008 yang ditandai dengan pertemuan informal pengurus pusat/nasional ketiga organisasi tersebut di Jakarta, yang kemudian dilanjutkan dengan pertemuan resmi ketiga pengurus organisasi alumni pada tanggal 21 November 2009 di kampus IPDN Jatinangor.

Kongres Nasional (KONAS) Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan yang diselenggarakan pada tanggal 3-4 Desember 2010 di Jakarta merupakan tindak lanjut dari kehendak bersama untuk penyatuan ketiga organisasi alumni, yang dideklarasikan pada tanggal 2 Juni 2010 di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.

KONAS dimaksudkan untuk membentuk kepengurusan organisasi alumni hasil integrasi, dengan tujuan untuk memperkuat semangat kekeluargaan, menjaga citra almamater, serta meningkatkan kerjasama dan mendorong profesionalisme alumni dalam pengabdiannya kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maksud dan Tujuan Pembentukan IKAPTK

IKAPTK dibentuk dengan maksud dan tujuan untuk:

  1. memperkokoh semangat kekeluargaan dan jiwa korsa diantara sesama alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, serta memelihara ikatan yang kuat antara alumni dengan almamaternya;
  2. melakukan upaya-upaya untuk membantu alumni dalam meningkatkan kemampuannya dalam meniti karier dan mencapai sasaran tertentu dalam rangka pengembangan wilayah pengabdiannya;
  3. menjalankan usaha-usaha yang perlu dan sesuai dengan kemampuan organisasi bagi kepentingan kesejahteraan anggota;
  4. menjalin kerjasama dengan Pemerintah, pemerintahan daerah, organisasi profesi, dan organisasi kemasyarakatan lainnya, baik dari dalam maupun dari luar negeri, untuk pelaksanaan program dan/atau kegiatan yang saling menguntungkan;
  5. membantu meningkatkan mutu, citra, dan reputasi almamater Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, serta secara aktif memberikan bantuan yang diperlukan demi kelancaran tugas dan pencapaian tujuan almamater; dan
  6. melakukan kajian dan pengembangan ilmu pemerintahan guna dijadikan kontribusi alumni dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi pengembangan ilmu dan praktek penyelenggaraan pemerintahan. 
RSS
Follow by Email