Medan- Kepengurusan IKAPTK Periode 2020 – 2025 terus berbenah dan menggeliat. Ketua Umum DPN IKAPTK, Akmal Malik secara aktif terus melakukan konsolidasi dengan seluruh DPP dan DPK IKAPTK se Indonesia.

Pada tanggal 20 Maret 2021, bertempat di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara, Ketua Umum DPN IKAPTK melantik Ketua DPP IKAPTK Sumut terpilih, Faisal Arif Nasution. Faisal sendiri terpilih secara aklamasi pada Kongres Provinsi yang diselenggarakan sehari sebelumnya. Faisal adalah Purna Praja Angkatan 04 yang saat ini menjabat sebagai Kepala BKD Provinsi Sumatera Utara.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara, Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi mengukuhkan Kepengurusan DPP IKAPTK Sumut periode 2021 – 2026 dengan menyematkan berbagai harapan pada IKAPTK.

Dalam sambutannya, Gubernur Edy mengharapkan agar para pengurus dapat memberikan yang terbaik untuk Sumut, karena Pemprov butuh para purna praja. “Berbuatlah yang terbaik, karena saya butuh kalian, bila kalian hebat saya akan cari kalian, jadi buat lah yang terbaik, karena Sumut butuh orang orang mumpuni,” ujar Edy Rahmayadi.

Sebagai mitra pembangunan Pemerintah Provinsi, Edy meminta seluruh purna praja turun ke lapangan dan menyerap kebutuhan masyarakat, dan mengambil kebijakan yang pro-rakyat. “Tentukan apa yang ingin kalian capai, setelah pelantikan ini lepaskan jas kalian, turunlah ke jalan, lihat masyarakat yang masih butuh kalian, kita hadapi ini semua, demi Sumut yang kita cintai,” tambahnya.

Belajar dari pengalaman di organisasi militer, Edy juga meminta kepada seluruh pengurus dan anggota IKAPTK untuk memegang teguh 3 (tiga) prinsip utama organisasi yaitu loyalitas, esprit de corp dan kerjasama.

Senada dengan Gubernur, Ketua Umum DPN IKAPTK Akmal Malik menyampaikan beratnya tantangan ekonomi pemerintah akibat Covid-19 ini. Tantangan pembangunan di Sumut maupun di Indonesia saat ini adalah mengembalikan ekonomi yang terkontraksi luar biasa.

“Ke depan semua daerah akan mengeluh karena ekonomi, karena itu paling terdampak, untuk itu IKAPTK Sumut harus mengambil peran dalam mengembalikan ekonomi di Sumut, tidak usah buat program yang muluk- muluk, kecil saja tapi berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Akmal juga mengajak para anggota IKAPTK untuk menjadi penggerak ekonomi daerah, bukan hanya menjadi birokrat biasa. Dengan bekerjasama dengan stakeholders yang ada seperti Dekranasda, IKAPTK dapat ikut mewarnai jalannya pemerintahan di Sumut.

Peran IKAPTK sebagai mitra sinergis dari pemerintah baik pusat maupun daerah sangat vital dalam merespon permasalahan permasalahan yang dihadapi seperti saat ini. Setelah sebelumnya IKAPTK aktif terlibat dalam berbagai kegiatan penanganan Covid melalui Gebrak Masker, Rapid test masal, pembagian sembako dan sebagainya kini IKAPTK terus hadir dalam merespon isu isu pembangunan yang di hadapi pemerintah.

IKAPTK Sumut harus mampu mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat Sumut dengan program program unggulannya.

Jaya IKAPTK Sumut, Jaya IKAPTK Nasional!

Bhineka Nara Eka Bakti!

KSW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Follow by Email